DUA TAHUN SETELAH HIJRAH DARI ISLAM JAMAAH LDII
Semangat Hijrah dan Da’wah Alhamdulillah walaupun Sudah keluar dari Islam Jama'ah Ldii tidak Surut, berbagai Usaha niat saya untuk menyadarkan Saudara saudara teman teman dan Sahabat terus saya gaungkan walaupun Beberapa hal yang tidak mengenakan harus saya terima namun tak jadi masalah bagi saya untuk terus membongkar kesesatan islam jamaah Ldii dan Alhamdulillah Allah SWT memberkati Hasil walaupun perlahan namun fokus saya adalah keluarga dulu , Alhamdulillah Bapak Ibu yang awalnya kekeh dan Kolot perlahan bisa menerima dan Hijrah, beliau juga mendapatkan jabatan di Lamongan Babat sebagai Wakil Imam Desa, Tim Pembangunan Daerah, Dan Tim Mawarist/Faroidz Daerah Islam Jamaah Ldii Babat Lamongan..
Puncaknya, Pada Tanggal 6 Bulan 11 Tahun 2021 Saya mendapatkan UNDANGAN dari MUI Surakarta bersama beberapa kawan Hijrah diantaranya. Bpk.Adi Kudi, Bpk.Ahmad Fauzi, Untuk Membongkar kesesatan Islam Jamaah Ldii di Solo yang akan dihadiri 7 MUI Se Soloraya, Namun acara tersebut Gagal karena INFO tersebut bocor dan DIKEPUNG warga Islam Jama'ah Ldii sebanyak 7000 orang, sebagaimana diberitakan
https://suryapos.id/massa-warga-ldii-beramai-ramai-datangi-kantor-mui-surakarta
https://www.jpnn.com/news/ribuan-massa-ldii-menggeruduk-kantor-mui-solo-polisi-dan-tni-turun-tangan
Namun, Sehari sebelumnya tepat Hari jumat pagi tanggal 5 /11/2021 menurut persaksian Tetangga sebelah Sebelum subuh ternyata rumah saya telah didatangi 3 orang (BP /Bolo Pendem) menunggu saya keluar, namun saya tidak keluar karena memang biasanya dihari Jumat pagi saya Ngisi kajian Jumat Barokah, namun Qodarulloh jumat itu saya kosong, dan saya bangun sudah Iqomah jadi saya Sholat dirumah bersama Keluarga. Tak merasa ditunggu orang saya pun santai sampai jam 05.30 Setelah baca Alquran Saya Keluar di balkon Atas Ternyata saya diteriaki 3 orang pakai Masker dengan mengancam Ngancam mau membunuh dan melempari Batu yang disaksikan banyak orang, namun begitulah saksinya juga warga Islam Jama'ah jadi ya cuman diam.Degan teriakan Muduno Tak Pateni kue wan Dan terus ngancam ngancam saya dibalkon yang dibelakang saya istri istri saya menjawab Ada Apa?, Ada Apa? Salah saya apa? saya masih bingung kenapa Islam Jama'ah baru bereaksi Setelah saya Dakwah dan membongkar kesesatan 2 tahun lebih, ternyata malamnya saya dapat WA bahwa besuk pagi Akan ada pengepungan, baru saya ngeh keterkaitan Pelemparan batu pagi tadi.
Namun mereka salah dalam memprediksi ketika saya dipersekusi jarak 30 menit Alhamdulilah dari Masjid Masjid dan Majelis Majelis Taklim yang saya Bina mengirimkan beberapa Satgasnya (Alhamdulilah setelah Resmi dikeluarkan Saya diminta untuk ngisi dibeberapa Masjid Didalam kecamatan atau bahkan luar kecamatan lebih dari 20 Masjid dan Majelis Ta"lim).
Para Satgas Dan Laskar Mengamankan Rumah saya Selama Satu Minggu dengan 2 sip, Setiap Satu Sip 5-7 Orang untuk menjaga saya karena saya Hidup di komplek Islam Jamaah Ldii. Ada dari kawan KoKam, Laskar FKKD (Forum Komunitas Keluarga Dakwah) Tawangmangu, Dan beberapa Laskar.
Kira Kira Satu jam setelah kejadian Para Satgas dari beberapa gabungan yang dipimpin oleh Ustadz Yusuf Helmi Ahmad, Beliau langsung meluncur dengan membawa 18 Laskar untuk mendatangi 2 Imam daerah atau Sesepuh DPD Ldii Karanganyar, yaitu Imam Daerah Karanganyar Timur 1 , H.Sugiyatman, dan Imam Daerah Tawangmangu H.Qomarun, Yang kebetulan Rumah saya Dijepit 2 daerah hanya berjarak 1 Km Masing masing, memperingatkan pada 2 Imam Daerah tersebut Ustadz Yusuf Helmi Ahmad memberi peringatan Kalo sampai terjadi apa apa pada Ustadz Ichwan maka kami tidak akan mencari siapa siapa kecuali bapak, Kalo dilempar Rumahnya ya jangan salahkan kami akan melempar Rumah bapak, Karena Ustadz Ichwan tidak punya musuh kecuali Ldii
Ustadz Yusuf Dai :👇👇
https://youtu.be/8f4BFvXwyck?si=8SD6h20BQo07c2zA
Alhamdulillah Mereka akhirnya gak berani, walaupun dari DPW LDII telah bersurat ke MUI jawa Tengah bahwa mereka keberatan bahwa 2 pembina Ldii dikaranganyar telah didatangi para Laskar Binaan Ichwan Hadi, Namun saat itu saya jawab, Tidak mungkin Laskar kami mendatangi kalo tidak ada yang memulai duluan, karena memang 3 orang pelempar batu tersebut telah lari dan Masuk pondok Al-Hidayah/LDII sekitar 700 Meter dari Rumah saya, maka dugaan itu kuat dan Ditambah pagi harinya kami DIKEPUNG dikantor MUI Surakarta.
Dan Alhamdulillah Sampai sekarang aman dan Saya terus aktif untuk berdakwah kepada saudara kita Didalam Islam Jama'ah dengan Banyak aktif di Media sosial diantaranya do youtube : Ribath Aqlis Salim, Tiktok: Ribath Aqlis Salim, FB : Ribath Aqlis Salim.
Dan mohon doa dan Dukungan terus Istiqomah karena Masih banyak saudara kita yang masih Didalam Islam Jamaah Ldii, Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan Hidayah... Amiin








Komentar
Posting Komentar